April 21st, 2016 @ // No Comments

Daihatsu Indonesia kembali meraih penghargaan dari JD Power Asia Pasific sebagai juara pertama untuk indeks kepuasan pelanggan saat penjualan (Sales Satisfaction Indeks/SSI). Penghargaan itu pernah diterima Daihatsu pada 2012 lampau.

“Penghargaan ini merupakan pengakuan dari pelanggan bahwa Daihatsu memberi pelayanan memuaskan dibanding merek-merek lain,” ujar Chief Executive PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Djony Bunarto Tjondro dalam sambutannya seusai menerima trofi penghargaan dari Manajer JD Power Asia Pasific Srabani Bandyopadhyay di acara “Pesta Sahabat Daihatsu” di Jakarta, Sabtu (6/12) siang.

Daihatsu meraih poin tertinggi bersama Mitsubishi sebesar 780 poin untuk SSI yaitu kepuasan pelanggan untuk layanan penjualan seperti mulai dari pelanggan datang ke outlet, diterima satpam, disambut sales force, kecepatan penanganan administrasi, hingga kualitas layanan pengiriman kendaraan ke rumah nasabah. JD Power melakukan survei kepada 2.454 pembeli mobil baru Daihatsu di periode September 2014 hingga Juni 2015. Mereka kemudian melakukan studi dari hasil survei pengalaman dan persepsi pembeli pada Oktober 2015.

“Saya berterima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya sehingga kami bisa meraih penghargaan ini,” ujar Djoni.

Menurut dia, kepuasan pelanggan adalah hasil kerja keras seluruh tim Daihatsu yang konsisten menjalankan standar pelayanan dengan sepenuh hati.

Ia berharap, pencapaian itu tidak membuat jajaran Daihatsu berpuas diri. “Tetapi ini menjadi penyemangat agar terus memberi yang terbaik kepada pelanggan. Sehingga, penghargaan ini bisa dipertahankan. Memberi pelayanan terbaik adalah DNA tiap insan Daihatsu,” ujar Djoni menutup sambutannya.

Marketing & Customer Relations PT AI-DSO Hendrayadi Lastiyoso menjelaskan, Daihatsu memiliki standar layanan yang sama di semua outlet di seluruh Indonesia yang jumlahnya 221 outlet.

“Kami mengembangkan standar pelayanan yang sangat berorientasi kepada kepuasan pelanggan. Kami melihat apa kebutuhan konsumen, bukan melihat apa kebutuhan kami. Kuncinya, konsistensi sesuai SOP. Kalau dilaksanakan, kami pastikan konsumen menerima pelayanan yang tinggi,” tutur Hendrayadi.


Leave a Reply